CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Rabu, 21 Januari 2009

Dear desy,

Thank you for choosing Netfirms. This page contains important information that will help you get started with your new Netfirms account. Please read it carefully and print it out for future reference.

ACCOUNT DETAILS
Username: desy
Domain Name: desy.com
Control Panel: https://controlpanel.netfirms.com
FTP Access: desy.com (or desy.netfirms.com while domain is in registration)
Home Directory: /www/desy.com/
(To publish a website for desy.com, upload your website files to /www/desy.com/)
Your Website: http://desy.com (or http://desy.netfirms.com/ while domain is in registration)
Webmail: http://webmail.desy.com
Nameservers: ns1.netfirms.com and ns2.netfirms.com
GETTING STARTED WITH YOUR ACCOUNT
How do I setup my email?
Click the link below and follow the two simple steps to set up your email.
http://support.netfirms.com/idx.php/4/635/
How do I setup a website?
Click the link below to learn how to set up a website.
http://support.netfirms.com/idx.php/4/606/
I own other domain names, how do I transfer them to Netfirms?
Click the link below and follow the simple steps to transfer domain names to your Netfirms account.
http://support.netfirms.com/idx.php/45/033/
How do I perform advanced modifications to my domain name?
Click the link below to learn how to lock, unlock, update WHOIS information, set up DNS records, forward domains and more.
http://support.netfirms.com/idx.php/44/0/
Click the link below to visit our knowledgebase where you�ll find everything you need to get started with your Netfirms account!
http://support.netfirms.com/idx.php/4/0/
NEED HELP?
Download the Netfirms Reference Guide.
Click the link below to download a pdf version of the reference guide:
http://nfsupportdownloads.netfirms.com/downloads/netfirms_reference_guide.pdf
Visit our Online Support Center.
Click the link below to access thousands of step-by-step instructions in our online support center.
http://support.netfirms.com
CONTACT US

Our knowledgeable customer service team - ready to help you 24 hours a day, 7 days a week.

You can open a rapid support ticket with us at: http://support.netfirms.com/contact.php

If you who prefer to reach us by phone, please call us toll-free at: 1-888-334-3833

Best Regards,

Netfirms E-services Team
http://www.netfirms.com

Minggu, 18 Januari 2009

Tools terbaik untuk jaringan Wireless Lan

Bila komunikas antar PC tidak lagi berfungsi dengan baik, saat searching tidak mendapatkan sasaran yang diinginkan. Ingin mengetahui secara detail kondisi jaringan wireless dengan cermat dan teliti. Dengan bantuan beberapa software, anda dapat memeriksa kondisi jaringan wireless lan anda.

Network Stumbler
netstumbler Dengan software ini, anda dapat mengukur jangkauan dari jaringan wireless anda. Software ini dapat menampilkan dengan akurat dan jelas, mengenai kualitas jaringan. Ia juga dapat menunjukkan posisi terputusnya koneksi. Informasi detail mengenai jaringan wireless juga akan ditampilkan. Selain itu, software ini juga dapat menentukan lokasi jaringan wireless dengan tepat nerkat tambahan sebuah sistem GPS (GLobal Positioning System) yang harus dibeli secara opsional
Info: netstumbler.com

Advanced Administrative Tools
Sebuah software yang memiliki berbagai tools penting untuk analisa jaringan. Program ini memiliki ssebuah port scanner proxy analyzer, filter e-mail dan tool-tool berguna lainnya. Sayang harga software ini termasuk mahal.
Info: glocksoft.com

Net Control
Semua PC dalam jaringan dapat dikontrol dengan bantuan software ini. Ia menndukung lebih 35 macam perintah yang bisa dilakukan dari jarak jauh, antara lain shutdown dan reboot sistem. Software ini juga dapat diperluas fungsinya dengan menggunakan berbagai plugin tambahan.
Info: NetControl2.com

Dukaku


Dukaku ini dukaku
Dukaku duka yang dalam
Rinduku ini rinduku,rindu yang padam

Sedihku air mataku
Tangisku yang kian panjang

Lukaku ini lukaku
Lukaku luka yang tajam

Dimana ada harapan
Disitulah sepi melanda

Dimana harapan,di situlah sepi melanda jiwa
Dimana harapan,di situlah sepi melanda jiwa

Sebatang kara aku berdiri berharap engkau hadir
Namun tetap saja merpati yang slalu kabarkan pesanmu

Stiap malam takpernahku temui
Stiap malam takpernahku jumpai
Stiap malam tak pernah ku dapati bayanganmu


Puisi diatas adalah sbuah musikalis puisi yg saya kutip dari acara procom procomunity
yg dibuat oleh seseorang dari teater arda.puisi ini saya kutip karna sama sperti kisah hidupku.
dan aku juga pernah dibuatkan puisi oleh anak smp1pkl,yg hampir mirip dg puisi diatas.
aku meminta di buatkan puisi itu karna aku sdng pth hati & puisi di bawah ini yg di bwt olh ank smp1pkl
jika pencipta puisi ini merasa keberatan karna puisinya saya publikasi silakan beri komentar atau hubungi saya di no 085742084759

DUKAKU


Dukaku ini dukaku
Dukaku duka yang dalam
Tangisku ini tangisku
Tangisku tangis yang sepi
Disaat bahagia mulai berdatangan
Disitulah sepi melanda jiwa
Selepas pendetaku
Dan aku habis melayaninya
Kutahu dia akan kuatkan aku
Sehabis ini aku bersumpah
Aku akan bertanya
Kmanakah stlah manisnya madu terbawa hilang
Merpati putih membawa pesan
Tolonglah aku katakan pada tuhanku
Aku kesepian
dan tak ingin terus hidup dalam gulita




Jumat, 16 Januari 2009

puizi ku


Aku yang slalu sendiri


Cinta......
Kau cuma bisa ucap kata cinta
Takpernah kau buktikan rasa cintamu
Kau bawa separuh jiwaku dengan cintamu

Dimana jiwaku...
Tersesatkah????

Bersandar sunyiku diam tak mengerti,,,
Menatap kosong tiap persimpangan tak berarti,,,

Untuk apa semua ini???
Satu pertanyaan menghampiri,
Satu keresahanmenghujam hati,,
Mengapa???

Bagai pekat menyelimuti,
aku bertanya untuk apa kata cintamu

Untuk apa???

Untuk apa..
Kau beri secerca harapan palsu
Bila kau selalu buat aku menanti

Saat sedih aku tetap sendiri
Saat-saat bahagia aku juga tetap sendiri
di saat hari special aku juga tetap sendiri

Hidupku yang kini rapuh tanpa hadirmu slalu..........

sayy....kalo aku meninggal hari ini
dan kalo aku tetap hidup 1000 thn lagi
kau akan tetap jadi cinta sejatiku

Buat seseorang yang sangat aku sayang yg jauh di pml
yang udah buat aku patah hati di hari ultah ku dan ninggalin aku untuk slama-lamanya


Minggu, 11 Januari 2009

lanjutan tugas 1 semster 2

)) Sejarah Perkembangan Virus

Virus yang pertama kali muncul di dunia ini bernama [Elk Cloner] lahir kira-kira tahun 1981 di TEXAS A&M. Menyebar melalui disket Apple II yang ada operating systemnya. Sang perusak ini mendisplay pesan di layar : "It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!" Hi……………….

Nama "Virus" itu sendiiri baru diberkan setelah 2 tahun kelahirannya oleh Len Adleman pada 3 November 1983 dalam sebuah seminar yang ngebahas cara membuat virus and memproteksi diri dari virus. Tapi orang-orangorang sering menganggap bahwa virus yang pertama kali muncul adalah virus [Brain] yang justru lahir tahun 1986. Wajar aja, soalnya virus ini yang paling menggemparkan dan paling meluas penyebarannya karean menjalar melalui disket DOS yang waktu itu lagi ngetrend. Lahirnya juga bersamaan dengan [PC-Write Trojan] dan [Vindent]

Mulai saat itu, `virus mulai menguasai dunia. Perkembangannya mengerikan dan sangar banget ! berselang satu tahun muncul virus pertama yang menginfeksi file. Biasanya yang diserang adalah file yang berekstensi *.exe Virus ini bernama [suriv] termasuk dalam golongan virus "jerussalem". Kecepatan penyebarannya cukup 'menggetarkan hati' untuk saat itu. Tapi virus ini ngga' terlalu jahat ko' soalnya virus ini menghantam dan menghajar mainframe-nya IBM ngga' lama-lama, cuma setahun (eh setahun itu lama apa sebentar ya…?)

Tahun 1988, muncul serangan BESAR terhadap Machintosh oleh virus [MacMag] dan [scores] dan jaringan Internet dihajar habis-habisan oleh virus buatan Robert Morris. Tahun 1989 ada orang iseng yang ngirim file "AIDS information program" dan celakanya, begitu file ini dibuka, yang didapat bukannya info tentang AIDS, tapi virus yang mengenskrypsi harddisk dan meminta bayaran untuk kode pembukanya (hehehe…….. ada-ada aja cara orang nyari duit)

Sejak saat itu, penyebaran virus udah ngga' keitung lagi. Akan tetapi dampak yang ditimbulkan ngga' terlalu besar. Baru tahun 1995 muncul serangan besar-besaran. Ngga' tanggung-tanggung, mereka nyerang perusahaan-perusahaan besar diantaranya Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute, NASA, IBM dan masih banyak PERUSAHAAN RAKSASA lain yang dianiaya oleh "INETRNET LIBERATION FRONT" di hari ~Thanksgiving~. Karena keberanian dan kedahsyatan serangan itu, tahun 1995 dijuluki sebagai tahunnya para Hacker dan Cracker.

Para Cracker memang tidak pernah puas. Setiap muncul sistem operasi atau program baru, mereka sudah siap dengan virus barunya. Kamu yang sering ngetik dengan MS Word mungkin pernah nemuin virus Titassic. Ini virus local asli Indonesia lho… and uniknya, virus ini ngingetin kita buat sholat tepat pada waktunya (waduh, alim juga ya..) Tapi jangan salah, virus macro yang punya judul [concept]ini juga bisa berhati jahat, sangar and ganas banget. Soalnya si alim yang jahat ini bakalan ngemusnahin 80% file-file data and program korbannya. Nah, seiring dengan perkembangan teknologi, muncul virus pertama yang mengkombinasi virus macro dan worm. Namanya cukup manis [Melissa]. Tapi ngga' semanis namanya, virus ini bakalan menyebar ke orang lain lewat E-Mail and yang paling menyakitkan, ia bakalan nyebar ke semua alamat E-Mail yang ada di address book-mu. Dan saat ini muncul jutaan virus yang bergentayangan ngga' karuan di alam Internet.

Baru-baru ini bermunculan virus-virus baru buatan cracker konyol dari Indonesia (hehehe.. ternyata orang Indonesia ngga' cuman pinter korupsi, tapi juga ahli merusak). Gawatnya, Antivirus mancanegara sebangsa NORTON ANTIVIRUS ngga' bakalan bisa membasmi virus ini. Solusinya, download aja antivirus handal dari VAKSIN.COM



)) MACAM-MACAM SERANGAN PADA KOMPUTER

Saat ini komputer sudah hampir memasuki hampir setiap kehidupan manusia.Era
teknologi komputer telah mendapat perhatian yang sangat besar dari banyak orang di
dunia.Kemajuan yang sagat besar dari banyak orang di dunia.Kemajuan teknologi
komputer telah mengubah gaya hidup manusia.Banyak hal yang dilakukan manusia
secara manual sekarang telah digantikan oleh komputer.Akan tetapi, kemajuan
teknologi komputer tidak hanya memiliki dampakpositif terhadap kehidupan
manusia.Kejahatan – kejahatan baru yang menggunakan keahlian di bidang komputer
telah mengubah gaya kejahatan konvensional mejadi kejahatan modern.Di media massa,
baik elektronik maupun non elektronik, banyak terjadi perusakan, pencurian, dan lain
sebagainya dengan menggunakan teknologi komputer.

)) Berbagai Macam Serangan Terhadap Jaringan Komputer

1. LAND Attack LAND attack merupakan salah satu macam serangan terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan yang bertujuan untuk menghentikan layanan yang diberikan oleh server tersebut sehingga terjadi gangguan terhadap layanan atau jaringan komputer tersebut. Tipe serangan semacam ini disebut sebagai Denial of Service (DoS) attack. LAND attack dikategorikan sebagai serangan SYN (SYN attack) karena menggunakan packet SYN (synchronization) pada waktu melakukan 3-way handshake untuk membentuk suatu hubungan berbasis TCP/IP. Dalam 3-way handshake untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dengan server, yang terjadi adalah sebagai berikut: 1. Pertama, client mengirimkan sebuah paket SYN ke server/host untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dan host. 2. Kedua, host menjawab dengan mengirimkan sebuah paket SYN/ACK (Synchronization/Acknowle dgement) kembali ke client. 3. Akhirnya, client menjawab dengan mengirimkan sebuah paket ACK (Acknowledgement) kembali ke host. Dengan demikian, hubungan TCP/IP antara client dan host terbentuk dan transfer data bisa dimulai. Dalam sebuah LAND attack, komputer penyerang yang bertindak sebagai client mengirim sebuah paket SYN yang telah direkayasa atau dispoof ke suatu server yang hendak diserang. Paket SYN yang telah direkayasa atau dispoof ini berisikan alamat asal (source address) dan nomer port asal (source port number) yang sama persis dengan alamat tujuan (destination address) dan nomer port tujuan (destination port number). Dengan demikian, pada waktu host mengirimkan paket SYN/ACK kembali ke client, maka terjadi suatu infinite loop karena host sebetulnya mengirimkan paket SYN/ACK tersebut ke dirinya sendiri. Host/server yang belum terproteksi biasanya akan crash atau hang oleh LAND attack ini. Namun sekarang ini, LAND attack sudah tidak efektif lagi karena hampir semua sistem sudah terproteksi dari tipe serangan ini melalui paket filtering atau firewall. 2. Ping of Death Ping of Death merupakan suatu serangan (Denial of Service) DoS terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Serangan ini memanfaatkan fitur yang ada di TCP/IP yaitu packet fragmentation atau pemecahan paket, dan juga kenyataan bahwa batas ukuran paket di protokol IP adalah 65536 byte atau 64 kilobyte. Penyerang dapat mengirimkan berbagai paket ICMP (digunakan untuk melakukan ping) yang terfragmentasi sehingga waktu paket-paket tersebut disatukan kembali, maka ukuran paket seluruhnya melebihi batas 65536 byte. Contoh yang sederhana adalah sebagai berikut: C:\windows>ping -l 65540 Perintah MSDOS di atas melakukan ping atau pengiriman paket ICMP berukuran 65540 byte ke suatu host/server. Pada waktu suatu server yang tidak terproteksi menerima paket yang melebihi batas ukuran yang telah ditentukan dalam protokol IP, maka server tersebut biasanya crash, hang, atau melakukan reboot sehingga layanan menjadi terganggu (Denial of Service). Selain itu, paket serangan Ping of Death tersebut dapat dengan mudah dispoof atau direkayasa sehingga tidak bisa diketahui asal sesungguhnya dari mana, dan penyerang hanya perlu mengetahui alamat IP dari komputer yang ingin diserangnya. Namun sekarang ini, serangan Ping of Death sudah tidak lagi efektif karena semua operating system sudah diupgrade dan diproteksi dari tipe serangan seperti ini. Selain itu, firewall bisa memblokir semua paket ICMP dari luar sehingga tipe serangan ini sudah tidak bisa dilakukan lagi. 3. Teardrop Teardrop attack adalah suatu serangan bertipe Denial of Service (DoS) terhadap suatu server/komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Teardrop attack ini memanfaatkan fitur yang ada di TCP/IP yaitu packet fragmentation atau pemecahan paket, dan kelemahan yang ada di TCP/IP pada waktu paket-paket yang terfragmentasi tersebut disatukan kembali. Dalam suatu pengiriman data dari satu komputer ke komputer yang lain melalui jaringan berbasis TCP/IP, maka data tersebut akan dipecah-pecah menjadi beberapa paket yang lebih kecil di komputer asal, dan paket-paket tersebut dikirim dan kemudian disatukan kembali di komputer tujuan. Misalnya ada data sebesar 4000 byte yang ingin dikirim dari komputer A ke komputer B. Maka, data tersebut akan dipecah menjadi 3 paket demikian: Di komputer B, ketiga paket tersebut diurutkan dan disatukan sesuai dengan OFFSET yang ada di TCP header dari masing-masing paket. Terlihat di atas bahwa ketiga paket dapat diurutkan dan disatukan kembali menjadi data yang berukuran 4000 byte tanpa masalah. Dalam teardrop attack, penyerang melakukan spoofing/pemalsuan/rekaya sa terhadap paket-paket yang dikirim ke server yang hendak diserangnya, sehingga misalnya menjadi demikian: Terlihat di atas bahwa ada gap dan overlap pada waktu paket-paket tersebut disatukan kembali. Byte 1501 sampai 1600 tidak ada, dan ada overlap di byte 2501 sampai 3100. Pada waktu server yang tidak terproteksi menerima paket-paket demikian dan mencoba menyatukannya kembali, server akan bingung dan akhirnya crash, hang, atau melakukan reboot. Server bisa diproteksi dari tipe serangan teardrop ini dengan paket filtering melalui firewall yang sudah dikonfigurasi untuk memantau dan memblokir paket-paket yang berbahaya seperti ini. 4. Half-Open Connection Half-open connection attack juga disebut sebagai SYN attack karena memanfaatkan paket SYN (synchronization) dan kelemahan yang ada di 3-way handshake pada waktu hubungan TCP/IP ingin dibentuk antara 2 komputer. Dalam 3-way handshake untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dengan server, yang terjadi adalah sebagai berikut : 1. Pertama, client mengirimkan sebuah paket SYN ke server/host untuk membentuk hubungan TCP/IP antara client dan host. 2. Kedua, host menjawab dengan mengirimkan sebuah paket SYN/ACK (Synchronization/Acknowle dgement) kembali ke client. 3. Akhirnya, client menjawab dengan mengirimkan sebuah paket ACK (Acknowledgement) kembali ke host. Dengan demikian, hubungan TCP/IP antara client dan host terbentuk dan transfer data bisa dimulai. Dalam serangan half-open connection, penyerang mengirimkan ke server yang hendak diserang banyak paket SYN yang telah dispoof atau direkayasa sehingga alamat asal (source address) menjadi tidak valid. Dengan kata lain, alamat asal paket-paket SYN tersebut tidak menunjuk pada komputer yang benar-benar ada. Pada waktu server menerima paket-paket SYN tersebut, maka server akan mengirimkan paket SYN/ACK untuk menjawab tiap paket SYN yang diterima. Namun, karena paket SYN/ACK dari server tersebut dikirim ke alamat yang tidak ada, maka server akan terus menunggu untuk menerima jawaban berupa paket ACK. Jika server tersebut dibanjiri oleh paket-paket SYN yang tidak valid tersebut, maka akhirnya server akan kehabisan memory dan sumber daya komputasi karena server terus menunggu untuk menerima jawaban paket ACK yang tidak akan pernah datang. Akhirnya server akan crash, hang, atau melakukan reboot dan terjadilah gangguan terhadap layanan (denial of service). Tipe serangan half-open connection atau SYN attack ini dapat dicegah dengan paket filtering dan firewall, sehingga paket-paket SYN yang invalid tersebut dapat diblokir oleh firewall sebelum membanjiri server. 5. UDP Bomb Attack UDP Bomb attack adalah suatu serangan bertipe Denial of Service (DoS) terhadap suatuserver atau komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Untuk melakukan serangan UDP Bomb terhadap suatu server, seorang penyerang mengirim sebuah paket UDP (User Datagram Protocol) yang telah dispoof atau direkayasa sehingga berisikan nilai-nilai yang tidak valid di field-field tertentu. Jika server yang tidak terproteksi masih menggunakan sistem operasi (operating system) lama yang tidak dapat menangani paketpaket UDP yang tidak valid ini, maka server akan langsung crash. Contoh sistem operasi yang bisa dijatuhkan oleh UDP bomb attack adalah SunOS versi 4.1.3a1 atau versi sebelumnya. Kebanyakan sistem operasi akan membuang paket-paket UDP yang tidak valid, sehingga sistem operasi tersebut tidak akan crash. Namun, supaya lebih aman, sebaiknya menggunakan paket filtering melalui firewall untuk memonitor dan memblokir serangan seperti UDP Bomb attack.


)) Alat-alat keamanan jaringan

802.11n sebagai jaringan semakin diadopsi, organisasi yang ingin menggunakan alat-alat yang akan memudahkan pelaksanaannya dan memberikan keamanan yang lebih besar ke jaringan. Beberapa produsen sudah mulai menyingkap produk dalam baris ini.
Salah satu usulan dia telah terlihat di pasar adalah produsen dari airtight Jaringan, yang telah mengumumkan platform dan versi baru dari SpectraGuard Planner 802.11n untuk solusi jaringan yang kini mencakup perangkat untuk pencegahan intrusi sistem nirkabel. Untuk bagian, Motorola juga mengumumkan 11n LANPlanner solusi nya, diharapkan untuk memiliki sebuah produk di pasar sepanjang kuartal ketiga tahun ini dan akan membuat prediksi dengan kemampuan dan 3D, seperti dari perusahaan menunjukkan, membantu tidak harus selalu membuat penyesuaian akan sekali jaringan marcha.Desde Motorola memiliki prospek besar untuk solusi ini, karena menurut prediksi model produk bertanding sangat berguna sebagai panduan umum untuk perencanaan deployments jaringan 11n. Namun, Fairpoint Group Craig Mathias analis mengatakan bahwa mereka bertanggung jawab untuk IT harus berhati-hati untuk tidak percaya pada model-model semacam ini juga sebagai frekuensi radio dan kadang-kadang tidak terduga, semua di atas, harus diambil ke dalam rekening berapa bandwidth yang digunakan di berbagai bagian dari sebuah bangunan.

Mathias dan analis ada peringatan dari proliferasi dari solusi perencanaan dan alat-alat yang datang terlambat, dan di atas semua, besar bertaruh produsen solusi pemasaran berdasarkan kedua konsep dari 802.11n spesifikasi, meskipun dengan IEEE (Institute of Electrical dan Electronics Engineers) mengatakan bahwa standar ini tidak akan disetujui sampai tahun depan. "Dari apa yang kita telah melihat kami dalam bekerja, konsep 2 sekarang penuh deployable, dan tentunya apa yang akan datang ke 11n berikutnya," ujar Bardwell.

Jangan lupa bahwa harapan yang besar ini harus dibuat dalam ukuran besar dengan kenyataan bahwa teknologi 802.11n menawarkan kecepatan yang lebih besar dan jarak yang di atas spesifikasi, a / b / g, mencapai 600 Mbits per detik.

tugas 1 semester 2

Keamanan Jaringan
Pengantar
● Bagaimana kita dapat melindungi transaksi dalam suatu sistem jaringan
komputer?
• Dapatkah kita melindungi pengiriman data?
• Dapatkan kita mensetup saluran yang aman untuk komunikasi?
• Dapatkan kita menentukan pengirim data?
● Kebutuhan untuk melindungi kesatuan dan rahasia informasi dan
sesumber lain yang dimiliki oleh individu ataupun organisasi dapat
meliputi keamanan fisik maupun data digital.
● Kebutuhan ini muncul karena sesumber tersebut digunakan bersama
Beberapa Ancaman dan Serangan
● Tujuan utama dengan adanya keamanan adalah untuk membatasi akses
informasi dan sesumber hanya untuk pemakai yang memiliki hak akses.
● Ancaman keamanan:
● Leakage (Kebocoran) : pengambilan informasi oleh penerima yang
tidak berhak
● Tampering : pengubahan informasi yang tidak legal
● Vandalism (perusakan) : gangguan operasi sistem tertentu. Si
pelaku tidak mengharap keuntungan apapun.
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 1
1965-75 1975-89 1990-99 Current
Platforms Multi-user
timesharing
computers
Distributed systems
based on local
networks
The Internet, wide-
area services
The Internet + mobile
devices
Shared
resources
Memory, files Local services (e.g.
NFS), local networks
Email, web sites,
Internet commerce
Distributed objects,
mobile code
Security
requirements
User identification
and
authentication

Protection of
services
Strong security for
commercial
transactions
Access control for
individual objects,
secure mobile code
Security
management
environment
Single authority,
single authorization
database (e.g. /etc/
passwd)
Single authority,
delegation, repli-
cated authorization
databases (e.g. NIS)
Many authorities,
no network-wide
authorities
Per-activity
authorities, groups
with shared
responsibilities
Inst ructor’s Guide for Coulouris, Dollimore and Kindberg Dist ributed Systems: Concepts and Design Edn. 3
© Addison-Wesley Publishers 2000 ● Serangan pada sistem terdistribusi tergantung pada pengkasesan ke
saluran komunikasi yang ada atau membuat saluran baru yang
menyamarkan (masquerade) sebagai koneksi legal
● Penyerangan Pasive, Hanya mengamati komunikasi atau data
● Penyerangan Aktif, Secara aktif memodifikasi komunikasi atau data
● Pemalsuan atau pengubahan Email
● TCP/IP Spoofing
Beberapa Metode Penyerangan
● Eavesdropping, mendapatkan duplikasi pesan tanpa ijin
● Masquerading, Mengirim atau menerima pesanmenggunakan identitas
lain tanpa ijin mereka
● Message tampering,
● Mencegat atau menangkap pesan dan mengubah isinya sebelum
dilanjutkan ke penerima sebenarnya. “man-in-the-middle attack”
adalah bentuk message tampering dengan mencegat pesan pertama
pada pertukaran kunci enkripsi pada pembentukan suatu saluran
yang aman. Penyerang menyisipkan kunci lain yang memungkinkan
dia untuk mendekrip pesan berikutnya seelum dienkrip oleh
penerima
● Replaying, menyimpan pesan yang ditangkap untuk pemakaian
berikutnya.
● Denial of Service, membanjiri saluran atau sesumber lain dengan pesan
yang bertujuan untuk menggagalkan pengaksesan pemakai lain
Keamanan Transaksi Elektronik
Keamanan sangat dibutuhkan pada kebanyak transaksi
• E-commerce
• Banking
• E-mail
Transaksi elektronik dapat aman jika dilindungi dengan kebijakan
dan mekanisme keamanan. Contoh : Pembeli harus dilindungi terhadap
penyingkapan kode credit number selama pengiriman dan juga terhadap
penjual yang tidak bersedia mengirim barang setelah menerima
pembayaran. Vendor harus mendapatkan pembayaran sebelum barang
dikirim, sehingga perlu dapat memvalidasi calon pembeli sebelum memberi
mereka akses
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 2Kebijakan dan Mekanisme Keamanan
● Pemisahan antara kebijakan dan mekanisme keamanan akan membantu
memisahkan kebutuhan implementasinya
• Kebijakan menspesifikasikan kebutuhan
• Mekanisme menerapkan spesifikasi kebijakan tersebut
● Berdasar spesifikasi dari OSI, sebuah layanan (kebijakan) keamanan
meliputi :
• Access Control, Perlindungan terhadap pemakaian tak legak
• Authentication, Menyediakan jaminan identitas seseorang
• Confidentiality (kerahasiaan), Perlindungan terhadap pengungkapan
identitas tak legak
• Integrity, Melindungi dari pengubahan data yang tak legak
• Non-repudiation (penyangkalan), Melindungi terhadap penolakan
komunikasi yang sudah pernah dilakukan
● Untuk mencapai layanan keamanan tersebut, mekanisme-mekanisme
yang dapat diterapkan :
• Enkripsi
• Digunakan untuk menyediakan kerahasiaan, dapat
menyediakan authentication dan perlindungan integritas
• Digital Signature
• Digunakan untuk menyediakan authentication, perlindungan
integritas, dan non-repudiation
• Algoritma Checksum/Hash
• Digunakan untuk menyediakan perlindungan integritas, dan
dapat menyediakan authentication
• Satu atau lebih mekanisme dikombinasikan untuk menyediakan
security service
● Berikut adalah gambaran model hubungan antara kebijakan (layanan)
dengan mekanisme keamanan :
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 3Pada paket JSSE (atau JDK 1.4.2 ke atas) yang di dalamnya terdapat paket
java.security.*, javax.crypto.*, javax.net.*, memberikan beberapa layanan
keamanan yang siap Anda gunakan. Berikut beberapa layanan tersebut :
TrustManagerFactory
CertPathValidator
SSLContext
CertStore
AlgorithmParameterGenerator
KeyGenerator
Mac
Cipher
Signature
MessageDigest
KeyStore
SecureRandom
KeyPairGenerator
CertificateFactory
KeyManagerFactory
AlgorithmParameters
KeyAgreement
SecretKeyFactory
GssApiMechanism
KeyFactory
CertPathBuilder
Enkripsi
● Enkripsi adalah proses pengkodean pesan untuk menyembunyikan isi
● Algoritma enkripsi modern menggunakan kunci (key).
• Pesan M (plaintext) di enkodekan dengan fungsi E dan sebuah kunci K
untuk menjadi ciphertext.
• Pesan didekripsi dengan menggunakan fungsi D dan kunci L
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 4
E(K,M) = {M}
K● Kunci kriptografi adalah parameter yang digunakan dalam algoritma
enkripsi dimana hasil enkripsi tidak dapat didekripsi jika tanpa kunci yang
sesuai
● Berikut beberapa mode Cipher :
• Cipher Block Chaining
• Untuk ukuran block data yang tetap, yang populer adalah 64 bit
• Pesan dibagi ke dalam block, dan block terakhir di padding ke
ukuran standard yang digunakan, dan setiap block dienkrip secara
independent
• Block pertama tersedia untuk transmisi setelah enkripsi selesai
• Stream Chiper
• menghasilkan keystream dari setiap enkripsi kunci dengan
initialization vector (IV)
● Ada dua tipe algoritma enkripsi :
● Symmetric (secret-key)
● Pengirim dan penerima harus berbagi kunci dan tidak diberikan
kepada orang lain.
● One-way function.
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 5
D(K,E(K,M)) = M
+
E
IV
P0
C0
+
E
P1
C1
Key
+
E
P1
C1
IV
Key
+
D
P0
C0
+
D
P1
C1
+
D
P2
C2
E Key
+ Plaintext Chipertext
E Key
+ Chipertext Plaintext● Contoh : DES (Data Encryption Standard), Triple DES
● AES (Advanced Encryption Standard) yang disponsori oleh
NIST (National Institute of Standards and Technology)
menetapkan beberapa algoritma enkripsi AES :
• Rijndael (Joan Daemen dan Vincent Rijmen)
• Serpent (Ross Anderson, Eli Biham, Lars Knudsen)
• Twofish (dari Bruce Schneier)
• RC6 (dari RSA Laboratories)
• MARS (dari IBM)
● Algoritma AES harus memenuhi :
• symmetric block chiper
• panjang kunci 128, 192 dan 256
• dimungkinkan implementasi pada software maupun hardware
• Algoritma harus umum atau berlisensi tanpa persiaratan yang
diskriminatif
Berikut contoh program untuk melakukan enkripsi dan dekripsi DES :
import java.security.*;
import javax.crypto.*;
public class EnDeDES {
public static void main(String[] args) {
Cipher ecipher;
Cipher dcipher;
String teks = args[0];
try {
//menghasilkan kunci temporary
SecretKey key =
KeyGenerator.getInstance("DES").generateKey();

ecipher = Cipher.getInstance("DES");
ecipher.init(Cipher.ENCRYPT_MODE, key);
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 6 dcipher = Cipher.getInstance("DES");
dcipher.init(Cipher.DECRYPT_MODE, key);

// Enkripsi dimulai
byte[] enc = ecipher.doFinal(teks.getBytes());
String teksEnc =
new sun.misc.BASE64Encoder().encode(enc);
System.out.println("Hasil enkripsi DES '" +
teks + "' adalah " + teksEnc);
// Dekripsi dimulai
byte[] dec = dcipher.doFinal(enc);
System.out.println("Hasil dekripsi DES '" +\
teksEnc + "' adalah " + new String(dec));
} catch (Exception e) {
}
}
}
Hasil eksekusi adalah sebagai berikut :
$ java EnDeDES "Ini percobaan saja dari Budsus"
Hasil enkripsi DES 'Ini percobaan saja dari Budsus'
adalah y4OhBZX/T923EdH07f1x9kf65l6jE38Q0dq9fabwucE=
Hasil dekripsi DES
'y4OhBZX/T923EdH07f1x9kf65l6jE38Q0dq9fabwucE=' adalah
Ini percobaan saja dari Budsus
● Asymmetric (public-key)
● Pengirim pesan menggunakan public key (kunci yang
dipublikasikan ke penerima) untuk mengenkrip pesan
● Penerima menggunakan private key yang cocok (miliknya)
untuk mendekrip pesan.
● Pola public key dimunculkan pertama oleh Diffie Hellman (1976)
● Dasar public key : trap-door function adalah one-way function
yang dapat dibalikkan dengan hanya adanya secret key
● contoh : RSA
Berikut adalah contoh program yang dapat menghasilkan kunci
Public/Private Key dengan menggunakan algoritma RSA
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 7import javax.net.*;
import javax.net.ssl.*;
import java.security.*;
public class getPublicPrivateKey {
public static void main(String[] args) {
try {
//1024-bit Digital Signature Algorithm (DSA)
KeyPairGenerator keyGen =
KeyPairGenerator.getInstance("DSA");
keyGen.initialize(1024);
KeyPair keypair = keyGen.genKeyPair();
PrivateKey privateKey = keypair.getPrivate();
PublicKey publicKey = keypair.getPublic();
System.out.print("Public Key : " + publicKey);
System.out.print("Private Key : " + privateKey);

// Generate a 576-bit DH key pair
keyGen = KeyPairGenerator.getInstance("DH");
keyGen.initialize(576);
keypair = keyGen.genKeyPair();
privateKey = keypair.getPrivate();
publicKey = keypair.getPublic();
System.out.print("Public Key : " + publicKey);
System.out.print("Private Key : " + publicKey);
// Generate a 1024-bit RSA key pair
keyGen = KeyPairGenerator.getInstance("RSA");
keyGen.initialize(1024);
keypair = keyGen.genKeyPair();
privateKey = keypair.getPrivate();
publicKey = keypair.getPublic();
System.out.print("Public Key : " + publicKey);
System.out.print("Private Key : " + privateKey);
}catch (java.security.NoSuchAlgorithmException e) {}
}
}
Hasilnya? Silahkan Anda coba sendiri.
Ada kemungkinan juga, bahwa kedua algoritma tersebut digabungkan untuk
membentuk suatu mekanisme kemanan, seperti yang ditunjukkan pada
gambar skema berikut :
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 8Digital Signature
● Didasarkan pada suatu ikatan tanda (yang tak dapat dirubah) ke suatu
pesan atau dokumen yang hanya diketahui oleh si penandatangan.
● Hal ini dapat dicapai dengan cara mengenkrip sebuah pesan terkompresi
(digest) dengan menggunakan private key
● Digest memiliki ukuran yang tetap yang dihasilkan dari sebuah secure
digest function.
● Contoh ilustrasinya :
● A ingin menandatangani dokumen M, sehingga penerima dapat yakin
bahwa M adalah berasal dari A.
● A menghitung digest dokumen dengan fungsi Digest(M).
● A mengenkrip digest dengan private keynya, dan ditambahkan ke M,
sehingga menghasilkan {Digest(M)}KApriv.
● B menerima dokumen tersebut dan mengambil M dan menghitung
Digest(M).
● B mendekrip dengan {Digest(M)}KApriv menggunakan KApub dan
membandingkan isinya dengan hasil perhitungan Digest(M). Jika
sama, tandatangan adalah valid.
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 9MAC (Message Authentication Code)
● Menghasilkan random password/key untuk suatu hash
● Hanya pemegang password yang dapat menghasilkan MAC
Beberapa fungsi Digest :
● MD5 (Message Digest 5) oleh Rivest (1991)
• Dapat ditemukan di RFCs 1319-1321
• Panjang digest : 128 bit
● SHA (Secure Hash Algorithm)
• Panjang digest : 160 bit
• Didasarkan pada algoritma MD4
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 10
M
Signing
Verifying
H(M+K) h
h'
H(M+K)
h
h = h'?
K
M
signed doc
M
KBerikut contoh sederhana dengan JSSE untuk digital signature tersebut :
import java.security.MessageDigest;
import java.security.NoSuchAlgorithmException;
public class ContohDigest {
public static void main(String args[])
throws NoSuchAlgorithmException {
MessageDigest sha =
MessageDigest.getInstance("SHA");
sha.update("Sistem Terdistribusi".getBytes());
byte[] shaHash = sha.digest();
System.out.println(new String(shaHash));

MessageDigest md5 =
MessageDigest.getInstance("MD5");
md5.update("Sistem Terdistribusi".getBytes());
byte[] md5Hash = md5.digest();
System.out.println(new String(md5Hash));
}
}
Masalah Distribusi Kunci
● Alice memelihara private key dan mengirim public key ke Bob
● Mallet mencegat kunci tersebut dan mengganti dengan miliknya
● Mallet dapat mendekrip dan menghasilkan tanda tangan palsu atau
mengubah datanya
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 11Solusinya...
● Sebuah Certification Authority (CA) dapat memecahkan masalah tersebut
● CA menandatangani kunci Alice untuk menyakinkan Bob. Mallet tidak
dapat mengganti dengan kuncinya selama CA tidak bersedia
menandatanganinya
Mendapatkan Sertifikat
1.Alice menghasilkan
pasangan kunci dan
menandatangani public key
dan informasi ID dengan
private key
2.CA memeriksa tandatangan
Alice pada public key dan
informasi ID. (Dapat melalui
email, telepon)
3.CA menandatangani public
key dan informasi ID dengan
kunci CA untuk membuat
sertifikat
• CA telah mensahkan
public key dan ID
4.Alice memeriksa kunci, ID dan tandatangan CA
• Menyakinkan bahwa CA tidak mengubah keu dan ID
• Melindungi sertifikat selama pengiriman
5.Alice dan/atau CA mempublishkan sertifikat
Format Sertifikat Standard
● Untuk membuat sertifikat bermanfaat, diperlukan :
• Format standard dan representasi sehingga pembuat sertifikat dan
pemakai dapat menyusun dan menterjemahkannya
• Persetujuan terhadap cara urutan pembuatan sertifikat
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 12● Format sertifikat pertama kali yang digunakan X.509 untuk melindungi
mekanisme pengaksesan server direktori (X.500 – saat ini dikenal LDAP)
● Untuk pemrograman Sertifikat pada Java, silahkan kunjungi tutorial di
http://www.onjava.com/pub/a/onjava/2001/05/03/java_security.html
Contoh menghasilkan sertifikat dengan JSSE
$ keytool -genkey -keystore certs -keyalg rsa -alias
budsus -storepass serverpwd -keypass serverpwd
What is your first and last name?
[Unknown]: Budi Susanto
What is the name of your organizational unit?
[Unknown]: FTI
What is the name of your organization?
[Unknown]: UKDW
What is the name of your City or Locality?
[Unknown]: Yogyakarta
What is the name of your State or Province?
[Unknown]: DIY
What is the two-letter country code for this unit?
[Unknown]: ID
Is CN=Budi Susanto, OU=FTI, O=UKDW, L=Yogyakarta,
ST=DIY, C=ID correct?
[no]: y
Untuk mengimport sertifikat server :
$ keytool -import -keystore jssecacerts -alias budsus
-file server.cer
Enter keystore password: 12345678
Owner: CN=Budi Susanto, OU=FTI, O=UKDW, L=Yogyakarta,
ST=DIY, C=ID
Issuer: CN=Budi Susanto, OU=FTI, O=UKDW, L=Yogyakarta,
ST=DIY, C=ID
Serial number: 406aff78
Valid from: Thu Apr 01 00:27:20 GMT+07:00 2004 until:
Wed Jun 30 00:27:20 GMT+07
:00 2004
Certificate fingerprints:
MD5: 09:2B:EF:29:9C:F6:97:ED:9D:80:A5:2C:D0:D1:4A:B3
SHA1:1F:DC:E9:72:DD:4F:51:71:6A:A1:E1:F4:BB:A1:1C:3C:AA:
44:13:99
Trust this certificate? [no]: y
Certificate was added to keystore
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 13Manajemen Sertifikat pada M$ Internet Explorer
Jaringan Komputer – Budi Susanto, S. Kom. 14

















PETA UNIT KOMPETENSI
JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM ADMINISTRASI


2.1 Deskripsi Umum Lingkup Teknologi Informasi

Lingkup Teknologi Informasi secara umum dapat dibedakan sebagai berikut :
a. Bidang penelitian (research), berkonsentrasi untuk melakukan pengkajian dan
pencarian suatu metode dan penerapan baru penemuan bidang Teknologi
Informasi.
b. Bidang pengembangan/pembuatan (development), berkonsentrasi untuk
melakukan pembuatan produk Teknologi Informasi.
c. Bidang penerapan (implementation), berkonsentrasi untuk melakukan
pemasangan dan instalasi Teknologi Informasi pada bidang bidang pekerjaan
yang membutuhkan.
d. Bidang pemeliharaan (maintenance), berkonsentrasi untuk melakukan
perawatan dan pemeliharaan produk Teknologi Informasi agar dapat digunakan
secara terus menerus sampai batas waktu tertentu.
e. Bidang pengoperasian (operational), berkonsentrasi untuk melakukan
penggunaan/ pengoperasian produk Teknologi Informasi sesuai dengan
kebutuhan pekerjaan.

Sedangkan cakupan berdasarkan perangkat yang terlibat dibedakan sebagai berikut:
a. Bidang Perangkat Keras (hardware), terdiri atas :
o Sistem masukan (input system): perangkat untuk memerima data dan
memasukkan data ke dalam pengolah.
o Sistem pengolah (processing system): perangkat untuk melakukan
pengolahan data
o Sistem penyimpan (stored system): perangkat untuk menyimpan data yang
belum diolah, sedang diolah, atau sudah diolah, untuk digunakan kembali
pada proses berikutnya.
SKN Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi
II - 2
o Sistem keluaran (output system) : perangkat untuk menyampaikan atau
menampilkan hasil pengolahan data kepada pengguna.
b. Bidang Perangkat Lunak (software), dapat berupa :
o Perangkat lunak Sistem Operasi (operational system software) : perangkat
untuk menjalankan atau mengoperasikan suatu sistem komputer
o Perangkat lunak bahasa program (programming language software) :
perangkat untuk membuat produk aplikasi (Aplication software) tertentu.
o Perangkat lunak paket aplikasi (Aplication software) : perangkat yang
digunakan untuk mengerjakan suatu pekerjaan tertentu.
c. Bidang Jaringan (Network), dapat berupa :
o Jaringan Lokal: berupa perangkat untuk menghubungkan suatu sistem
pada daerah yang sempit (lokal) atau tertentu.
o Jaringan Luas: berupa perangkat untuk menghubungakan suatu sistem
pada daerah yang luas (wide).
d. Bidang Data (Data), dapat berupa jenis jenis data yang akan diolah ke dalam
sistem, untuk dijadikan suatu informasi tertentu sesuai dengan kebutuhan
pengguna, meliputi data sinyal/indikator, data teks/tulisan, data gambar, dan
data suara.

Dari penjelasan diatas, maka dapat dibuat matrik sebagai berikut :

Komponen
Komputer
Penelitian
(Research)
Pengembangan
(Development)
Implementasi
(Implementation)
Pemeliharaan
(Maintenance)
Pengoperasian
(Operational)
Perangkat
keras

Perangkat
lunak

Jaringan X √ √√ √ √ √√ √ √ √√ √ √ √√ √
Data
Keterangan :
√ : akan disusun unit kompetensinya.
X : tidak disusun unit kompetensinya
SKN Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi
II - 3

Matrik tersebut dibangun berdasarkan 2 dimensi, yaitu :
a. Pekerjaan di lingkup Teknologi Informasi.
b. Perangkat / Komponen yang ada pada Teknologi Informasi.

Berikut ini akan dijelaskan hubungan masing masing elemen dari matrik tersebut.


2.1.1 Bidang Penelitian Jaringan

Bidang ini meliputi pekerjaan untuk meneliti atau merekayasa suatu metode baru yang
dapat memberikan manfaat atau keunggulan yang lebih baik bagi kemajuan teknologi
jaringan.

SDM yang diharapkan mampu melakukan studi literatur hingga penelitian untuk
mendapatkan atau menemukan metode baru tersebut.

Untuk membatasi lingkup pekerjaan dan karena di Indonesia sendiri pekerjaan di bidang
penelitian jaringan belum memasyarakat, maka kompetensi di bidang penelitian
jaringan ini tidak akan disusun


2.1.2 Bidang Pengembangan Jaringan

Bidang ini meliputi pekerjaan untuk menganalisa dan merancang produk jaringan
hingga memasang dan menguji sistem jaringan tersebut.

SDM yang diharapkan mampu melakukan analisis – perancangan hingga menerapkan
sistem jaringan tersebut.

SKN Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi
II - 4
Kompetensi Bidang keahlian Jaringan ini dapat dibagi menjadi :
a. Analisis Jaringan, merupakan pekerjaan untuk menentukan atau membuat
spesifikasi dari sistem jaringan yang akan dibuat. Spesifikasi sistem jaringan
akan didapatkan berdasarkan kebutuhan calon pengguna jaringan.
b. Desain Jaringan, merupakan pekerjaan untuk melakukan perancangan
konfigurasi jaringan dan menentukan komponen jaringan yang akan dilibatkan.
Perancangan dilakukan berdasarkan spesifikasi kebutuhan jaringan yang telah
ditentukan.
c. Fabrikasi (Perakitan) Jaringan, merupakan pekerjaan untuk memilih dan
menentukan komponen jaringan yang dibutuhkan, dan melakukan perakitan /
instalasi sederhana untuk mensimulasikan konfigurasi yang telah dirancang.
d. Pengujian (Testing) Jaringan, merupakan pekerjaan untuk memeriksa apakah
instalasi yang disimulasikan tersebut, dapat bekerja dengan baik sesuai
spesifikasi yang telah ditetapkan, termasuk melakukan pengujian jaringan dan
simulasi setup jaringan.


2.1.3 Bidang Implementasi Jaringan

Bidang ini meliputi pekerjaan memasang sistem jaringan dari menerima barang
(shipping), menggunakan peralatan untuk pemasangan, memasang peralatan /
komponen sesuai dengan konfigurasi, hingga melakukan setup pada Sistem Komputer.

SDM yang diharapkan mampu melakukan pemasangan jaringan dengan benar (sesuai
dengan konfigurasinya).


2.1.4 Bidang Pemeliharaan Jaringan

Bidang ini meliputi pekerjaan mencari, menganalisa dan memperbaiki kerusakan /
kesalahan / tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan, hingga menjadi normal kembali

SKN Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi
II - 5
SDM yang diharapkan mampu melakukan analisa, dan perbaikan jaringan dengan
benar, termasuk setup sistem komputer supaya dapat memanfaatkan kembali resource
pada jaringan.

SDM ini dikenal dengan istilah Administrator Sistem Jaringan / Administrator Sistem
Komputer


2.1.5 Bidang Pengoperasian Jaringan

Bidang ini meliputi pekerjaan untuk mengoperasikan atau memanfaatkan resource pada
jaringan. Resource pada jaringan, dapat berupa :
o Hardware : printer, scanner, camera, komponen lain yang di sharing
o Software / program aplikasi : internel, email, aplikasi lain yang sharing
o Jaringan : Gateway, Router
o Data : Database dan file data lain yang di sharing

SDM yang diharapkan mampu melakukan setup / setting untuk membuat resource pada
jaringan maupun memanfaatkan resource pada jaringan.


2.2 Standar kompetensi Jaringan Komputer dan Sistem Administrasi

Dari penjelasan diatas, maka standar kompetensi Jaringan Komputer dan Sistem
Administrasi akan memiliki kelompok kompetensi sebagai berikut :
A. Kompetensi Umum
B. Kompetensi Inti
C. Kompetensi Pilihan yang dikelompokkan pada :
- Bidang Pengembangan Jaringan
- Bidang Implementasi Jaringan
- Bidang Pemeliharaan Jaringan

Minggu, 14 Desember 2008

alamat email aku:desy_purwati_2007@yahoo.co.id
d35y2008@gmail.com

alamat forum :desy-tkj.forumotion.net

alamat email pk.kd:kardiyono_smk1btg@yahoo.com

alamat email pk.hendro :mahadihe@gmail.com

alamat bloger mb.arina:arina2tkj.blogspot.com